AKU MENYUKAI HUJAN

March 29, 2018

Dengar aku,
Aku ingin mengatakan bahwa
Aku menyukai hujan
Namun, katanya…
“Jika menyukainya, tak seharusnya aku menghindarinya
Seperti saat ini”

Di saat hujan turun
Aku lebih suka bernaung di balik atap
Padahal aku bilang--aku menyukai hujan

Sebenarnya, apakah aku salah
Jika aku menyukai hujan tapi menghindar bersentuhan dengannya?
Bukankah menyukai tak selalu harus bersentuhan?

Menyukai hujan, bukan berarti aku harus membiarkan tubuhku basah olehnya
Sungguh, ini bukan tentang kepura-puraan aku menyukai hujan
Aku hanya takut menggigil karena
Perasaanku akan menjadi serakah
Jika aku datang dan memeluk hujan

Maka, aku akan sangat sakit
Jika dia tak sengaja menyakitiku
Lantas, aku akan membenci kehadirannya (lagi)

Biarlah aku bernaung di sini
Sembari melihatnya dari jauh
Hanya dengan begitu sudah cukup membuatku senang

Saat hujan di Kota Malang,
27 November 2017

Terbit juga di Tumblr: einidshandy

You Might Also Like

22 comments

  1. Menyukai bisa saja seperti melihat diam diam dari kejauhan. . Hehe

    Mantab puisinya kk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya... menyukai tidak harus ada obsesi memiliki.
      Terima kasih Kak.

      Delete
  2. dalem bangat
    jadi inget quote bob marley soal menyukai hujan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah... aku nggak tahu quote-nya. Apa quote-nya?

      Delete
    2. kau bilang kau suka hujan, tapi saat dia datang kau malah berteduh.. kira2 begitu hahha :D

      Delete
    3. Dan malah ada yang suka, tapi cukup melihat dari jauh alias berteduh. Hehe...

      Delete
    4. Kak Mars, oh iya pernah dengar. Tapi, dulu nggak tahu penulisnya siapa. Makasih kak.

      Delete
    5. Kak Unknown kadang-kadang kiga bisa suka tapi tidak bisa mendekatinya atau kita akan kalah.

      Delete
  3. Kalo aku kerjaku mengamati hujan mas. Mempelajari polanya untuk membuat rekomendasi yang dapat mengurangi resiko bencana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi...
      Kerjaku mengamati hujan dari balik jendela dan menikmatinya. :)

      Delete
  4. hujan selalu mengingatkan pada sebuah kenangan yang kadang terlupakan...

    lanjutkan karya mu mbak inid :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hujan selalu menjadi kenangan ya.
      Makasih Kakak. :*

      Delete
  5. Saya juga suka hujan, Mbak. Namun saya lebih suka menyaksikan tetesannya berjatuhan, saya enggan berbasah-basahan hanya untuk menegaskan rasa suka saya akan hujan. Hal demikian tidaklah perlu benar.
    Bagi saya hujan adalah momen ketika langit menumpahkan jutaan kubik air, ada sensasi tersendiri kala melihatnya. Apalagi jika latar yang menjadi hujn adalah panorama di luar rumah saya. Begitu syahdu dikepung bentang pegunungan, dan hujan melengkapkan segala yang muram seakan pengabar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kak,
      Suka sesuatu tidak harus ditegaskan, cukup dinikmati.
      Keren kata-katanya Kak.
      Hehe...

      Delete
  6. Ngena banget sih, terus berkarya lagi ya kak😻 wish you luck! 🌞

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you Hendita cantik.
      Pasti dong, kamu juga ya. Ditunggu karyanya. :*

      Delete
  7. Ijinkan aku menjadi hujan
    Aku ingin persembahkan musik dengan jatuhnya aku
    Membuat alunan pada dinginnya cintamu

    Tapi, ini janjiku..
    Tak ada petir yang membuatmu benci akan diriku.

    BW nya mba. ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai...
      Wah... Balasannya keren juga.
      Terima kasih.

      Siap BW. :)

      Delete
  8. wah keren kawan

    mampir juga ya ke blog saya :)

    https://komporangit.blogspot.com/2019/03/tatacara-penggunaan-tanaman-bidara-dan.html

    ReplyDelete

Berjejaklah ketika berpetualang di sini.

TERIMA KASIH sudah membacaku dan telah berjejak di kolom ini.

Partner Dunia

1minggu1cerita

Dunia, Kamu READERS ke

Followers